Tag Archives: Gaya Hidup Tidak Sehat

Tanda-tanda Kalian Menjalankan Gaya Hidup yang Tidak Sesuai

Setelah 2 minggu gajian, kalian baru sadar bahwa gaji tak cukup lagi untuk memenuhi kebutuhan 2 minggu berikutnya. Kalau terjadi hal seperti itu, gawat jadinya. Seharusnya kalian sudah mulai mengalokasikan gaji menurut tujuannya setelah gaji diterima. Finansial yang tidak stabil disebabkan oleh gaya hidup yang berlebihan. Gaya hidup biasanya terjadi begitu saja tanpa disadari. Tetapi jika memang gaya hidup ini penyebab malapetaka, maka harus segera disadari. Susun tata cara mengelola keuangan baru yang baik dan tetapkan tujuan keuangan jangka panjang demi kesuksesan finansial di masa tua. Jika keuangan tidak stabil karena salah satu dari beberapa tanda di bawah ini, tinggalkan segera kebiasaan buruk tersebut.

 

Gaji bulanan selalu kandas sebelum waktunya

10 Cara Berhemat Sekaligus Menyelamatkan Bumi, Tidak Sering Mencuci Pakaian! - TribunStyle.com

Poin ini bisa dijadikan sebagai tolok ukur utama untuk mengukur gaya tangkasnet yang sebenarnya. Ada dua hal yang saling berkaitan. Pertama, terbiasa belanja tanpa perencanaan. Kedua, terbiasa mengikuti gaya orang lain untuk meningkatkan status. Apapun alasannya, kalian perlu lebih teliti dalam mengelola keuangan agar gaji selalu bersisa setiap bulan. Cek pos-pos mana yang harus dihilangkan, kemudian ganti dengan pos-pos yang lebih penting. 

 

Persentase tabungan merosot setiap bulan 

Tabungan jutaan warga Inggris hanya Rp1,6 juta - BBC News Indonesia

Seseorang dianjurkan untuk menabung sebesar 30 persen dari total gaji setiap bulan. Tujuannya tidak lain untuk mencukupi kebutuhan di hari tua. Nyatanya, persentase tabungan semakin merosot setiap bulan. Awalnya 30 persen,  lama-kelamaan turun ke angka 25 persen, lalu 15 persen hingga nyaris tidak menabung. Jika kalian rutin menabung 30 persen dari gaji, dalam setahun bisa mengumpulkan puluhan atau ratusan juga. Sehingga dalam beberapa tahun sudah bisa membayar uang muka (DP) rumah baru untuk investasi di hari tua. Agar tabungan terus terisi, rem keinginan untuk belanja konsumtif. 

 

Tidak mampu mencukupi kebutuhan pokok 

Membeli makanan, membayar listrik, air, pulsa, internet, asuransi dan membayar cicilan merupakan kebutuhan pokok sebagian orang. Jika kalian tidak dapat memenuhi salah satu di antara kebutuhan pokok ini, tandanya keuangan kalian sedang dalam masalah. Ambil catatan anggaran per bulan, lalu amati daftar kebutuhan. Jika bujet untuk membeli makanan terlalu besar, kalian dapat mengurangi konsumsi makanan agar gaji mencukupi untuk membiayai kebutuhan lain. Belanjakan uang sesuai skala prioritas, bukan karena keinginan. 

 

Belanja online dijadikan sebuah hobi 

Hobi Belanja Online? Nggak Masalah Asal Perhatikan 11 Hal Ini! - Bicara Perempuan

Kemudahan pembayaran yang diberikan oleh toko-toko online sebaiknya jangan dipandang sebagai sesuatu yang menguntungkan. Sebaliknya, hal ini mendorong kalian untuk bersikap konsumtif. Kuatkan diri kalian terhadap berbagai godaan dari belanja online. Gunakan voucher dan cashback secara bijak, yakni untuk mengurangi pengeluaran, bukan menambah pengeluaran.

 

Berburu barang mewah dan berkelas 

Memakai barang mewah dan berkelas tentu akan menaikkan citra kalian di lingkungan pergaulan. Tapi, kalian tidak perlu memaksakan diri untuk memakai barang-barang mewah jika kondisi finansial kalian tidak mencukupi. Apalagi jika kalian menghalalkan pinjaman demi membeli barang tersebut. Barang murah sekalipun dapat mempercantik penampilan asal kalian tahu cara memakainya. Meskipun murah, tetap perhatikan kualitas barang tersebut agar kalian tidak sering membeli barang baru di kemudian hari. 

 

Utang kartu kredit semakin menumpuk 

Tips Melunasi Utang Kartu Kredit yang Menggunung - Akseleran Blog

Jika dibayarkan secara teratur, utang kartu kredit dapat berkurang secara perlahan. Jika yang terjadi adalah sebaliknya, lambat laun pendapatan yang kalian miliki bakal habis untuk membayar cicilan kartu kredit. Pada akhirnya kalian tidak punya uang lagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli makanan. Coba hitung kembali cicilan kartu kredit yang perlu dibayarkan. Apabila persentasenya lebih dari 30 persen, kalian harus mampu hidup dua kali lebih hemat demi menstabilkan kondisi keuangan. Pangkas kebutuhan yang tidak terlalu perlu, misalnya jajan atau belanja pakaian. 

 

Merasa tersaingi oleh kekayaan orang lain 

Apakah kalian sering iri karena teman sering gonta-ganti tas bermerek? Nah, buang jauh-jauh rasa iri tersebut. Ini akan memacu kalian untuk menghabiskan lebih banyak uang hanya untuk bisa menandingi gayanya itu. Perlu kalian ingat, hidup bukan sebuah kompetisi, jadi tidak perlu bersaing dengan orang lain untuk menunjukkan siapa yang paling hebat. Nikmati apa yang ada pada diri kalian. Jika keuangan sudah terlanjur kacau balau karena sifat “merasa tersaingi”, segera diskusikan kepada konsultan keuangan.