Fakta Unik Tentang Bukalapak, Kemajuan Teknologi di Bidang e commerce

bigcommerce

Tagar yang pada saat beberapa tahun lalu sangat ramai dimana tagar yang berisik cuitan uninstall Bukalapak sendiri yang dimana dahulu sempat menjadi salah satu trending minggu lalu, hal ini sendiri yang dimana terjadi karena kicauan yang dilontarkan oleh Achmad Zaky yang dimana kicauan yang dinilai kebanyakan netizen pendukung dari Jokowi tersebut sebagai hoax dan juga  tanpa fakta. Walaupun Achmad Zaky yang kemudian sudah meminta maaf secara langsung pada Jokowi, tapi kemudian tagar tersebut yang dimana dalam beberapa waktu masih berseliweran di internet.

Fakta Unik Tentang Bukalapak, Kemajuan Teknologi di Bidang e commerce

Hal ini sendiri tentunya juga mempengaruhi Bukalapak karna Achmad Zaky sendiri yang dimana merupakan CEO dari Bukalapak. Namun yang akan kita bahas kali ini bukan masalah politik dan juga isi tweet tersebut. Kali ini tentunya yang akan kita bahas adalah mengenai fakta-fakta unik yang ada di balik Bukalapak. Penasaran seperti apa? Tentunya anda bisa menyimak pada situs sbobet88 casino nya di bawah ini. Bulapak sendiri yang merupakan salah satu situs belanja online yang cukup terkenal di Indonesia. 

1. Lahir dari sebuah Penolakan

Pertama, yang merupakan salah satu dari fakta unik  yang dimana dari lahirnya Bukalapak yang ada adalah bahwa CEO-nya sendiri yakni Achmad Zaky  yang dimana dirinya pada saat itu tidak langsung terpikir membuatnya selepas lulus kuliah. Pria yang merupakan lulusan Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung ini sendiri yang dimana sebelum terpikir menciptakan Bukalapak, ia sendiri pernah melamar kerja ke beberapa perusahaan terlebih dahulu. Sayangnya ketika melamar pekerjaan yang ada ke beberapa perusahaan, Achmad Zaky yang malah banyak mengalami sebuah penolakan. Untungnya Zaky yang dimana pada saat itu menjadi seseorang yang tidak berputus asa. Alih-alih, Zaky yang kemudian pada saat itu dirinya merasa terpacu semangatnya untuk dapat membuat sebuah platform belanja online yang dimana kemudian yang sekarang ini kita kenal dengan nama Bukalapak.

2. Berasal dari sebuah Kamar Kos

Usut punya usut  yang dimana Bukalapak sendiri yang dimana ternyata sebuah rintisan yang lahirnya dari marketplace Bukalapak ini yang dimana merupakan berasal dari sebuah sebuah kos-kosan. Bukalapak yang dimana memang salah satu aplikasi yang lahir dan dirintis oleh Ahmad Zaky yang dimana dirinya bersama kawan kosnya di sebuah rumah kos. Saat itu Zaky dan juga kawannya yang dimana mereka berdua membuat Bukalapak sendiri atas dasar kesenangan. Meski tak digaji dan juga mereka tak dibayar, pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 24 Agustus 1986 ini yang dimana kemudian melakukannya dengan cara fokus dan juga sepenuh hati.

Dengan hobinya yang dimana saat itu sebagai software engineer ini, Zaky  yang dimana pada saat itu sudah memiliki sebuah impian besar untuk dapat menghasilkan sebuah karya yang dimana bermanfaat bagi banyak orang. Meski dirinya sendiri tak punya ekspektasi besar, usaha yang ternyata dirintisnya di kos-kosan oleh Zaky yang bersama dengan temannya tersebut perlahan menjadi salah satu usaha yang kemudian bertumbuh dengan sangat cepat.

3. Bermodal Rp 80 Ribu

Ketika dirinya pada saat itu merintis Bukalapak yang dibuat pada saat itu bersama temannya, Zacky sendiri yang pada saat itu sempat melakukan sebuah riset terlebih dahulu. Dalam riset yang dimana pada saat itu dilakukannya yaitu pada 100 website, Zaky yang kemudian mendapati bahwa sebanyak 99 persen yang dimana merupakan buatan luar negeri. Dari sini yang kemudian pada saat itu Zaky terpikir untuk dapat membuat produk internet yang merupakan salah satu produk kreasi anak negeri.

Dalam riset itu juga, Zaky yang dimana terpikir untuk dapat membuat sebuah e-commerce karena yang dimana pada saat itu dirasa pada produk lain seperti halnya sosial media atau juga search engine dirinya tak mungkin membuatnya. Karena melihat pada saat itu banyaknya sebuah bisnis di indonesia yang dimana masih berskala kecil, maka Zaky  pun pada saat itu kemudian memutuskan untuk dapat membuka sebuah e commerce-nya yang dimana pada saat itu tujuannya sendiri yang dimana menyasar sebuah para UKM.

Menariknya yang dimana ketika akan menetapkan sebuah nama untuk platform ecommerce-nya, Ahmad Zaky yang dimana dirinya pada saat itu hanya mengeluarkan uang Rp 80 ribu untuk dapat membeli sebuah domain. Karena tidak punya sebuah modal banyak yang ada pada saat itu, Zaky yang dimana hanya bisa membeli domain murah yakni dengan sebuah nama Bukalapak.

4.Sempat Terpikir untuk Menutup Bukalapak

Fakta unik yang ternyata ada  dari lahirnya Bukalapak, aplikasi ini yang dimana pada saat itu sempat akan ditutup karena dinilai merupakan sebuah aplikasi yang tak punya harapan. Meski bersemangat pada saat di awal perintisannya, namun pada akhirnya Zaky yang dimana dirinya pada saat itu harus berhadapan dengan sebuah realitas di lapangan.

Selain kekurangan modal, Zaky yang dimana dirinya juga banyak mendapatkan pandangan negatif yang ada pada saat itu  dari orang-orang disekelilingnya  yang dimana pada saat itu berasumsi tentang apa yang dikerjakannya di Bukalapak. Terpikirnya untuk pada saat itu menutup Bukalapak ini terjadi yaitu pada tahun 2011. Tapi karena kemudian dirinya pun  melihat pengguna Bukalapak yang dimana pada saat itu sudah mencapai 10 ribu orang, Zaky yang kemudian dirinya berubah pikiran. Zaky yang kemudian pada saat itu mulai kembali merasa bersemangat setelah  dirinya melihat para pelapaknya yang dimana juga bersemangat.

Bahkan beberapa pelapaknya ada yang menyumbang dan juga membeli server untuk sebuah keberlangsungan Bukalapak. Beberapa bulan kemudian yang dimana pada saat itu kemudian datang seorang Investor yang kemudian dirinya menanamkan uangnya untuk Bukalapak.

5. Investor Bukalapak berasal dari Dalam Negeri

Dana yang dimana pada saat itu berhasil diperoleh Bukalapak yang mana digunakan dalam mengoperasikan bisnisnya yang datang dari pemilik utama yang memiliki stasiun TV terkemuka yang ada di Indonesia. Emtek Group adalah sebuah pihak utama yang  dimana dirinya pada saat itu telah melakukan investasi dan juga me;akikan sebuah suntikan dana yang dimana secara terus menerus kepada Bukalapak. Pemilik dari stasiun televisi SCTV ini yang dimana tampaknya menaruh sebuah perhatian khusus yang ada kepada perkembangan Bukalapak.

Tidak salah dengan dugaan yang dimiliki, Emtek Group  yang kemudian berhasil melakukan pembelian saham  juga sekaligus dirinya yang di9mana pada saat itu melakukan suntikan dana bertahap. Kewaspadaan mereka yang dimana pada saat itu terhadap nilai dari bisnis Bukalapak sendiri yang kemudian berbanding lurus dengan sebuah minat mereka yang ada  terhadap kepemilikan saham yang ada. Sampai dimana pada tahun 2015 kemarin, Emtek Group sendiri yang diketahui terus mengguyur dana yang mereka miliki kepada Bukalapak hingga pada saat itu mencapai nilai ratusan miliar.

Itulah beberapa fakta menarik yang ada di aplikasi Bukalapak. Aplikasi yang dimana merupakan lahir dari kecintaan pemiliknya terhadap software dan aplikasi yang dahulu terkendala dana, kemudian aplikasi tersebut yang bertumbuh dan juga berkembang sangat pesat hingga menjadi salah satu aplikasi belanja online yang dimana memang cukup terkenal di Indonesia.